Tangkap Terduga Provokator Penjarahan Rumah Uya Kuya: Berita Terbaru

by -412 Views

Polres Metro Jakarta Timur kembali membuka lapisan baru dalam kasus penjarahan rumah Anggota Komisi IX DPR nonaktif Surya Utama atau Uya Kuya. Seorang terduga provokator kini telah ditangkap setelah diduga ikut memanaskan situasi melalui media sosial sebelum massa menyerbu rumah di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu malam.

Diduga Sebar Ajakan Lewat Media Sosial

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Polisi Alfian Nurrizal membenarkan bahwa terduga provokator tersebut sudah diamankan. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky Fertoffan menjelaskan, penangkapan dilakukan karena yang bersangkutan diduga menyebarkan ajakan melalui akun media sosial. Polisi juga menyita dua unit telepon genggam yang diduga digunakan untuk mengoperasikan akun TikTok milik pelaku.

Barang bukti kini tengah diperiksa penyidik di Polres Metro Jakarta Timur. Dari pemeriksaan awal itu, penyidik masih menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang ikut mengatur atau mendorong aksi penjarahan tersebut. Polisi belum menutup kemungkinan jaringan provokatornya lebih luas dari satu orang yang sudah diamankan.

Enam Tersangka Sudah Ditetapkan

Sebelumnya, polisi telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus penjarahan rumah Uya Kuya. Status hukum itu diberikan setelah pemeriksaan intensif terhadap para pihak yang diduga terlibat langsung dalam aksi tersebut. Di sisi lain, masih ada satu orang baru yang ditangkap dan kini perlu menjalani pemeriksaan lanjutan untuk memastikan perannya dalam peristiwa itu.

Menurut Dicky, lebih dari tiga saksi juga telah dimintai keterangan untuk memperjelas rangkaian kejadian. Keterangan para saksi ini menjadi penting untuk mengurai siapa memulai, siapa memprovokasi, dan siapa yang kemudian ikut masuk saat massa merangsek ke rumah tersebut.

Video Penjarahan Jadi Sorotan Publik

Kasus ini menyita perhatian luas setelah video penyerbuan beredar di media sosial. Dalam rekaman itu terlihat massa merobohkan pagar rumah, lalu menerobos masuk hingga ke lantai dua untuk mengambil barang-barang. Insiden tersebut memicu reaksi publik karena terjadi di tengah sorotan terhadap Uya Kuya yang sebelumnya memberi klarifikasi soal aksi joget-joget di gedung MPR/DPR.

Uya Kuya menegaskan, joget-joget itu tidak berkaitan dengan isu kenaikan tunjangan DPR RI. Namun, klarifikasi tersebut tak meredam gelombang perhatian publik yang kemudian berkembang menjadi perdebatan luas, hingga akhirnya berujung pada penjarahan rumah pribadinya.

Penulis: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Source link