Tentara Bayaran AS Tumpas Bandit dan Gangster

by -238 Views

Perjanjian terbaru yang dibuat pendukung terkemuka Donald Trump, Erik Prince, telah menyebabkan “tentara bayaran” Amerika Serikat (AS) akan berada di Haiti. Melalui perusahaannya, Vectus Global, Prince telah sepakat untuk membawa pasukan penjaga keamanan swasta ke Haiti selama 10 tahun. Fokus utama dari perjanjian ini adalah melawan geng kriminal di negara tersebut dan membantu memulihkan sistem pengumpulan pajak. Vectus Global mulai beroperasi di Haiti pada bulan Maret dengan menggunakan drone untuk melawan gangster, namun sekarang akan mengintensifkan upaya mereka dengan melibatkan beberapa ratus pejuang terlatih dari AS, Eropa, dan El Salvador yang memiliki keahlian khusus.

Erik Prince, mantan anggota U.S. Navy Seal dan pendiri Blackwater, perusahaan keamanan militer, enggan memberikan informasi terkait jumlah uang yang akan dibayarkan pemerintah Haiti kepada Vectus Global. Meskipun demikian, ia berharap dapat merebut kendali jalan-jalan utama dari geng-geng dalam waktu satu tahun untuk memastikan keamanan di Haiti. Selain itu, ia juga menyebut bahwa salah satu ukuran keberhasilan utamanya adalah ketika seseorang bisa berkendara dari Port-au-Prince ke Cap Haitian tanpa dihentikan oleh geng kriminal.

Selain Haiti, Erik Prince juga telah memberikan saran kepada Ekuador dan mencapai kesepakatan dengan Republik Demokratik Kongo terkait keamanan dan pengenaan pajak atas kekayaan mineralnya. Meskipun masih banyak kontroversi yang mengelilingi Erik Prince dan perusahaannya, peran mereka dalam membantu negara-negara dengan masalah keamanan telah menarik perhatian banyak pihak. Meskipun kabar ini belum direspon oleh Presiden baru dewan transisi Haiti, Laurent Saint-Cyr, tetapi upaya yang dilakukan oleh Vectus Global diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Haiti.

Source link