Prabowo’s High-Speed Train Trip to Bandung: A Public Journey

by -423 Views

Prabowo Subianto memilih cara yang tak biasa untuk menuju Bandung: naik kereta cepat Whoosh bersama penumpang lain dari Stasiun Halim, Jakarta. Kehadirannya di tengah masyarakat pada Kamis malam, 7 Agustus 2025, langsung menyedot perhatian. Mengenakan pakaian berwarna krem, Presiden tiba di stasiun sekitar pukul 19.45 WIB dan sempat berinteraksi dengan warga yang berada di area keberangkatan.

Naik Whoosh dari Halim, Prabowo Tiba Bersama Penumpang Lain

Suasana di Stasiun Halim berubah lebih ramai ketika Prabowo melintas menuju peron. Ia tampak menyapa orang-orang di sekitarnya dan melambaikan tangan ke arah penonton yang menyaksikan kedatangannya. Momen itu memunculkan kejutan sekaligus antusiasme dari para calon penumpang yang tak menyangka akan berbagi perjalanan dengan kepala negara.

Sebelum berangkat, Prabowo juga berfoto bersama kru Whoosh. Setelah itu, ia bertolak ke Stasiun Tegalluar, Bandung, sekitar pukul 20.00 WIB. Perjalanan ini menjadi bagian dari agenda kepresidenan yang padat di Jawa Barat.

Agenda KSTI 2025 di ITB

Di Bandung, Prabowo dijadwalkan meresmikan Konvensi Indonesia tentang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2025 yang berlangsung di Sasana Budaya Ganesa, Institut Teknologi Bandung (ITB), pada 7 hingga 9 Agustus. Dalam acara tersebut, ia akan menyampaikan pidato utama bersama Pemenang Nobel Konstantin Novoselov dan Menteri Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Brian Yuliarto.

KSTI 2025 mengusung tema “Pertumbuhan Ekonomi dan Kesetaraan Melalui Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. Forum ini diarahkan menjadi ruang pertemuan penting bagi para ahli, akademisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas peran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendorong pembangunan ekonomi sekaligus memperkuat kesetaraan.

Simbol Kedekatan dengan Transportasi Publik

Perjalanan Prabowo dengan Whoosh bukan hanya soal mobilitas menuju Bandung, tetapi juga memberi pesan yang lebih luas tentang penggunaan transportasi publik modern. Di tengah agenda resmi yang terpusat pada sains, teknologi, dan industri, kehadirannya di kereta cepat itu memperlihatkan bagaimana simbol modernisasi ikut melekat pada perjalanan seorang presiden.

Source link