Dampak Ekonomi Program MBG: Serap 94 Ribu Tenaga Kerja

by -264 Views

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan siswa, ibu hamil, dan balita, tetapi juga berkontribusi positif pada perekonomian masyarakat. Dalam kurun waktu hampir tujuh bulan, program ini berhasil menyerap tenaga kerja sebanyak 94 ribu orang yang tersebar di 2.391 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Penyerapan jumlah tenaga kerja ini terus meningkat seiring dengan pembukaan SPPG di berbagai daerah. Dimulai dengan 7 ribu tenaga kerja pada bulan Januari, kemudian meningkat menjadi 68 ribu pada bulan April, dan terus bertambah menjadi 72 ribu tenaga kerja di bulan Juni. Pada akhirnya, program ini berhasil menyerap 94 ribu tenaga kerja di bulan Juli.

Tidak hanya penyerapan tenaga kerja yang meningkat, namun anggaran yang terealisasi juga semakin besar. Dari Rp1-2 triliun di awal pelaksanaan program, anggaran ini tumbuh menjadi Rp4,4 triliun pada bulan Juni dan mencapai Rp5,1 triliun di akhir semester I 2025. Hal ini menunjukkan bahwa Program MBG benar-benar memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Tenaga Ahli Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Fithra Faisal, Program MBG juga akan terus berdampak positif pada ekonomi masyarakat. Fithra menyebut bahwa pemberian lapangan kerja melalui program ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Diperkirakan, penyerapan tenaga kerja akan terus bertambah seiring dengan percepatan pencairan anggaran di semester II tahun ini.

Badan Gizi Nasional (BGN) berencana untuk meningkatkan jumlah penerima manfaat MBG menjadi 20 juta orang di 8 ribu SPPG pada bulan Agustus. Dengan anggaran yang mencapai Rp8 triliun, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. BGN juga merencanakan untuk merekrut tenaga kerja dari keluarga miskin ekstrem dan miskin sebagai upaya dalam menunjang penyerapan tenaga kerja.

Langkah-langkah ini dianggap positif dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrim di masyarakat. Fithra menilai bahwa hal ini dapat meningkatkan efektivitas Program MBG melalui manajemen dan logistik yang lebih baik. Semua ini menunjukkan betapa pentingnya program kesehatan dan ekonomi seperti MBG dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Source link