Kronologi Ibu dan Bayi Turun dari Taksi Online di Tigaraksa

by -449 Views

Penumpang Taksi Online Dipaksa Turun di Tigaraksa, Polisi Turun Tangan

Polresta Tangerang mengungkap kronologi insiden penumpang taksi online yang diturunkan paksa oleh sekelompok ojek pangkalan di kawasan Stasiun Tigaraksa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (25/7) sekitar pukul 14.00 WIB dan sempat memicu perhatian publik setelah videonya beredar di Instagram.

Dalam kejadian tersebut, sepasang suami istri baru saja turun di Stasiun Tigaraksa lalu memesan taksi online dengan titik penjemputan di depan stasiun. Namun, beberapa ojek pangkalan menegur sopir taksi online agar tidak mengambil penumpang di lokasi itu. Teguran itu kemudian berkembang menjadi adu mulut di antara para pengemudi dan penumpang.

Situasi Memanas di Depan Stasiun

Ketegangan di lokasi terus meningkat hingga penumpang taksi online dipaksa turun dari kendaraan. Setelah itu, penumpang memilih berjalan kaki meninggalkan area stasiun, sementara taksi online meninggalkan lokasi. Suasana yang semula hanya berupa cekcok soal penjemputan penumpang berubah menjadi peristiwa yang dinilai meresahkan karena melibatkan pemaksaan di ruang publik.

Polisi Beri Imbauan ke Ojol dan Opang

Kapolresta Tangerang bersama anggota kemudian mendatangi para pengemudi ojek pangkalan untuk mendengarkan keluhan mereka secara langsung. Di sana, Indra memberikan edukasi dan imbauan agar persoalan seperti ini diselesaikan dengan kepala dingin, tanpa emosi dan tanpa tindakan yang merugikan pihak lain.

Langkah serupa juga dilakukan setelah polisi mendengarkan keterangan dari pengemudi ojek online. Indra Waspada menegaskan bahwa tindakan yang meresahkan akan ditindaklanjuti. Para tukang ojek pangkalan juga diingatkan agar tidak mengambil langkah yang justru merugikan diri sendiri maupun memicu konflik baru.

Kasus ini menjadi sorotan karena memperlihatkan kembali gesekan di lapangan terkait titik penjemputan penumpang di sekitar stasiun. Polisi mengimbau semua pihak untuk menyelesaikan persoalan dengan dewasa, tertib, dan tanpa kekerasan.

Source link