Hukuman Maling Bantal KA Cepat: Waspadalah!

by -498 Views

PT KCIC menegaskan satu hal yang kerap dianggap sepele oleh sebagian penumpang: fasilitas di dalam Kereta Cepat Whoosh bukan untuk dibawa pulang. Termasuk bantal kepala yang terpasang di kursi. Jika ada yang sengaja melepas lalu membawanya, tindakan itu bukan sekadar pelanggaran aturan perjalanan, melainkan sudah masuk ranah pidana pencurian.

KCIC: Bantal Kursi Bukan Barang Pribadi

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menekankan bahwa bantal kepala di kursi kereta adalah bagian dari fasilitas layanan, bukan barang milik penumpang. Karena itu, mengambilnya jelas tidak dibenarkan. Menurut dia, tindakan seperti ini bukan hanya merugikan operasional, tetapi juga mengganggu kenyamanan penumpang lain yang menggunakan layanan Whoosh.

KCIC mengingatkan bahwa pencurian fasilitas di dalam kereta dapat dikenai sanksi berdasarkan Pasal 362 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun atau denda maksimal sembilan ratus rupiah. Di sisi lain, perusahaan juga terus mengedukasi pengguna Whoosh agar ikut menjaga sarana umum yang disediakan untuk kepentingan bersama.

Pelaku Terekam CCTV dan Diamankan Polisi

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya, seorang penumpang tertangkap kamera CCTV saat melepas dan membawa bantal dari kereta Whoosh G1063. Dari rekaman tersebut, identitas pelaku berhasil diketahui. Pihak kepolisian kemudian mengamankan yang bersangkutan untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa pengawasan di dalam layanan Whoosh berjalan ketat. Setiap tindakan seperti pencurian, kekerasan, perusakan fasilitas, hingga mengambil perlengkapan layanan di area Whoosh akan ditindak sesuai aturan. KCIC menegaskan tidak ada toleransi terhadap perilaku yang merugikan fasilitas publik.

KCIC Minta Penumpang Lebih Bertanggung Jawab

Eva kembali menegaskan bahwa semua pelanggaran hukum akan diproses sesuai ketentuan. KCIC berharap penumpang tidak melihat fasilitas kereta sebagai sesuatu yang bisa dibawa pulang, melainkan bagian dari layanan yang harus dijaga bersama. Bagi perusahaan, kenyamanan perjalanan hanya bisa terjaga jika setiap orang ikut disiplin dan menghormati aturan yang sudah ditetapkan.

Karena itu, pesan KCIC sederhana namun tegas: gunakan fasilitas dengan benar, jangan merusaknya, dan jangan mengambil apa pun yang bukan hak pribadi. Di layanan transportasi cepat seperti Whoosh, satu tindakan kecil yang melanggar aturan bisa langsung berubah menjadi urusan hukum.

Source link