Netanyahu Keracunan Makanan, Absen Sidang Korupsi

by -396 Views

Yerusalem — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menjadi sorotan, bukan karena manuver politik atau sidang korupsi yang kerap membelitnya, melainkan karena kondisi kesehatannya. Kantor perdana menteri menyebut Netanyahu, 75 tahun, didiagnosis mengalami radang usus setelah keracunan makanan basi pada 20 Juli 2025. Ia disebut mengalami dehidrasi dan harus menerima cairan infus sebelum diminta beristirahat selama tiga hari.

Sidang Korupsi dan Rapat Parlemen Terlewat

Kondisi itu membuat Netanyahu untuk pertama kalinya absen dari rapat Parlemen Israel dan persidangan korupsi yang selama ini menyita perhatian publik. Absennya sang perdana menteri menambah panjang daftar tantangan yang tengah dihadapinya, baik di dalam negeri maupun di panggung internasional.

Selama masa pemulihan, Netanyahu tetap disebut akan menangani urusan negara dari rumah. Namun, jeda singkat ini menegaskan betapa rapuhnya keseimbangan antara kesehatan pribadi, beban jabatan, dan proses hukum yang masih mengiringi langkahnya.

Riwayat Kesehatan yang Kerap Disorot

Netanyahu bukan pertama kali menghadapi persoalan medis. Ia sebelumnya pernah menjalani operasi pengangkatan prostat dan pemasangan alat pacu jantung. Meski begitu, kali ini situasinya berbeda karena gangguan kesehatan tersebut langsung berdampak pada agenda resmi kenegaraan dan kehadirannya di pengadilan.

Latar Hukum yang Tak Kalah Berat

Persidangan korupsi Netanyahu selama ini menjadi salah satu isu paling sensitif dalam politik Israel. Di saat yang sama, posisinya juga kian rumit setelah Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap dirinya dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kekejaman di Gaza.

Di tengah tekanan hukum dan politik itu, kabar soal keracunan makanan basi hanya menambah satu lapis persoalan baru bagi pemimpin Israel yang sudah lama berada di pusat badai kontroversi.

Source link