Peringatan: Gempa Besar di Jepang, Korban Jiwa Mencapai 30.000

by -554 Views

Peringatan Soal Gempa Besar di Jepang, Risiko Korban Jiwa Disebut Bisa Capai 298.000 Orang

Jepang kembali menjadi sorotan setelah pemerintah China mengeluarkan peringatan kepada warganya yang berada di negara itu terkait ancaman gempa besar. Peringatan tersebut muncul di tengah pembaruan penilaian risiko dari pemerintah Jepang mengenai potensi gempa di Palung Nankai, wilayah yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik paling rawan bencana di kawasan Pasifik.

Palung Nankai Jadi Pusat Kekhawatiran

Mengutip Global Times, Kedutaan Besar China di Jepang menyampaikan peringatan itu setelah pemerintah Jepang merilis proyeksi terbaru yang menyebut gempa besar di Palung Nankai berpotensi menewaskan hingga 298.000 orang. Dalam skenario terburuk, dampaknya juga diperkirakan meluas dari Okinawa hingga Fukushima, dengan kerugian ekonomi mencapai US$1,8 triliun.

Penilaian terbaru itu menyebut peluang terjadinya bencana semacam ini dalam 30 tahun ke depan meningkat hingga 80 persen. Angka tersebut membuat kekhawatiran soal kesiapsiagaan publik kembali menguat, terutama karena Jepang memang berada di wilayah yang sangat aktif secara tektonik.

China Ingatkan Warganya Lebih Waspada

Selain menyampaikan peringatan, Kedutaan Besar China juga meminta warganya untuk memperhatikan informasi resmi, meningkatkan kewaspadaan, serta berhati-hati dalam mengambil keputusan terkait perjalanan maupun pembelian properti di Jepang. Imbauan itu menegaskan bahwa ancaman gempa di Jepang bukan sekadar kemungkinan teoritis, melainkan risiko yang perlu diperhitungkan secara serius.

Dalam penjelasannya, pemerintah China juga menyinggung bahwa gempa memang kerap terjadi di Jepang, termasuk peristiwa pada Agustus tahun lalu di Prefektur Miyazaki. Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Jepang terkait peringatan yang disampaikan pihak China tersebut.

Jepang Hidup di Tengah Ancaman Seismik

Jepang berada di jalur “Cincin Api” Pasifik, kawasan yang menjadi rumah bagi sebagian besar gempa terbesar di dunia. Survei Geologi Amerika Serikat mencatat sekitar 81 persen gempa bumi terbesar terjadi di wilayah ini, seiring pergerakan lempeng tektonik yang terus berlangsung. Kondisi inilah yang membuat Jepang harus hidup berdampingan dengan ancaman gempa, tsunami, dan dampak ikutannya.

Sejarah panjang bencana di negara itu juga menjadi pengingat keras. Gempa berkekuatan 9,0 yang memicu tsunami pada 2011 menewaskan ribuan orang dan meninggalkan luka besar bagi Jepang. Badan Meteorologi Jepang sendiri terus mencatat aktivitas gempa yang kerap terjadi, termasuk yang terbesar baru-baru ini di Pulau Hokkaido, menandakan bahwa kewaspadaan tetap menjadi kebutuhan utama di negara tersebut.

Source link