Update Terbaru: Alat TPK Tarakan Kembali Beroperasi Setelah Kendala Teknis

by -304 Views

Tarakan — Aktivitas bongkar muat di TPK Tarakan kembali bergerak normal setelah alat bongkar muat peti kemas jenis quay container crane sempat mengalami kendala teknis sejak Rabu (09/07). Perbaikan yang dilakukan membuat pelayanan operasional kembali pulih pada Sabtu dini hari, sehingga arus kerja di dermaga tidak lagi tersendat.

Operasional Kembali Normal di Dermaga TPK Tarakan

Dengan berfungsinya kembali quay container crane, proses bongkar muat kapal LCT Kayan Cahaya dan KM Meratus Kupang dapat berlangsung lancar. Kembalinya alat utama ini menjadi titik penting bagi kelancaran layanan di pelabuhan, mengingat perannya sangat vital dalam mempercepat perpindahan peti kemas dari kapal ke dermaga maupun sebaliknya.

Terminal Head TPK Tarakan, Amrullah, menyampaikan permintaan maaf atas gangguan operasional yang sempat terjadi. Ia juga menegaskan bahwa pihak terminal berupaya memastikan seluruh peralatan yang tersedia dapat mendukung layanan pelanggan secara maksimal.

Kecepatan Bongkar Muat Melebihi Target

Dari sisi pengguna jasa, Kepala Meratus Line Cabang Tarakan, Yuwono, membenarkan bahwa bongkar muat peti kemas pada kapal Meratus Kupang kini kembali dilayani menggunakan quay container crane. Ia menyebut kecepatan layanan mencapai 25 boks per jam, melampaui target 15 boks per jam.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas II Tarakan, Stanislaus W. Wetik, menyoroti pentingnya manajemen peralatan yang baik agar alat pelabuhan selalu dalam kondisi siap pakai. Menurutnya, kesiapan alat menjadi faktor utama agar aktivitas pelabuhan tidak mudah terganggu oleh persoalan teknis.

Jadi Pelajaran untuk Pengelola Terminal

Kendala yang sempat muncul dijadikan evaluasi bagi pengelola terminal untuk memperkuat kualitas layanan kepada pelanggan. Dengan alat kembali beroperasi, harapannya kegiatan bongkar muat di TPK Tarakan bisa berjalan lebih stabil, cepat, dan minim hambatan ke depan.

Source link