Puasa Anggaran, DPRD Pangandaran Dorong Efisiensi Ketat di Tengah Tekanan Keuangan Daerah
DPRD Kabupaten Pangandaran mulai menempatkan disiplin anggaran sebagai langkah paling realistis untuk menghadapi situasi keuangan daerah yang sedang tidak longgar. Di tengah kebutuhan pembangunan yang terus berjalan, lembaga legislatif daerah itu menilai penghematan bukan lagi pilihan tambahan, melainkan keharusan agar arah kebijakan tetap terkendali.
Efisiensi Jadi Langkah Awal
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan bahwa kondisi saat ini menuntut adanya efisiensi yang sangat ketat. Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai masa “puasa” keuangan, sebelum daerah bisa bergerak menuju kondisi yang lebih sehat. Menurut Asep, pengendalian belanja perlu dilakukan secara serius agar ruang fiskal tidak semakin sempit.
Dalam pandangannya, fokus pembangunan juga perlu diarahkan ke sektor yang benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menilai, di tengah keterbatasan yang ada, pemerintah daerah tidak bisa lagi bertumpu pada program yang dampaknya terlalu jauh atau kurang terasa di lapangan.
Infrastruktur yang Menyentuh Warga Harus Didahulukan
Asep menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur yang memiliki dampak nyata terhadap aktivitas warga. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi jalan di Batuhiu dan Karangtirta. Ia menyebut kerusakan pada ruas tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, apalagi jika dipicu oleh penggunaan alat berat dengan beban berlebihan.
Kerusakan jalan semacam itu, menurutnya, bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut kelancaran mobilitas dan daya dorong ekonomi lokal. Karena itu, prioritas pembangunan seharusnya ditempatkan pada kebutuhan yang langsung dirasakan masyarakat, bukan sekadar proyek yang terlihat besar di atas kertas.
Prioritas Belanja untuk Dongkrak Pendapatan
DPRD Pangandaran menilai kebijakan anggaran yang lebih selektif dapat menjadi pintu untuk memperbaiki fondasi ekonomi daerah. Dengan belanja yang lebih terarah, pemerintah daerah diharapkan bisa menjaga stabilitas fiskal sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan asli daerah.
Di tengah tekanan keuangan yang ada, pesan yang mengemuka dari DPRD cukup jelas: Pangandaran perlu menahan diri lebih dulu, lalu memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar bekerja untuk memperkuat layanan publik dan mendorong manfaat ekonomi yang terasa langsung oleh warga.
Source link





