Prabowo di Hari Lahir Pancasila: Dukungan NKRI yang Kuat

by -312 Views

Prabowo menekan para pemimpin agar tidak sekadar mengucap Pancasila, tetapi benar-benar menjaga amanah rakyat. Pesan itu ia sampaikan dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, saat negara kembali menegaskan komitmen pada tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”. Di hadapan peserta upacara, Presiden Republik Indonesia itu menyoroti bahwa ukuran kesetiaan kepada negara bukan terletak pada retorika, melainkan pada integritas, tanggung jawab moral, dan keberanian untuk tidak menyalahgunakan jabatan.

Amanah rakyat jadi ukuran utama

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa para pemimpin di semua tingkatan, dari pusat hingga desa, memegang beban yang sama: menjaga kepercayaan publik. Menurut dia, rakyat memberi mandat bukan untuk dikhianati, melainkan untuk dijalankan dengan jujur dan berpihak pada kepentingan umum. Karena itu, pejabat yang dipercaya tidak boleh menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk kepentingan pribadi. Pesan ini menjadi inti dari peringatan Hari Lahir Pancasila yang, bagi Prabowo, harus dibaca sebagai pengingat keras bahwa jabatan selalu membawa tanggung jawab.

Pancasila harus hadir dalam tindakan

Prabowo juga menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup berhenti pada upacara atau slogan. Ia menyebut peringatan ini sebagai momentum untuk memperbarui komitmen terhadap cita-cita nasional, terutama dalam perjalanan menuju Indonesia yang adil dan makmur. Bagi Presiden, Pancasila harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan dan cara memimpin, bukan sekadar simbol yang diucapkan pada acara kenegaraan. Ia mendorong agar seluruh unsur bangsa percaya bahwa Pancasila bukan ucapan kosong, melainkan prinsip yang harus dijaga, dipertahankan, dan diperjuangkan agar negara terus melangkah maju.

Seremoni yang diminta tidak berhenti di panggung

Dengan nada yang menekankan ketegasan, Prabowo mengingatkan bahwa Hari Lahir Pancasila semestinya menjadi titik evaluasi, bukan formalitas tahunan. Di tengah tema besar yang diusung tahun ini, pesan yang ia bawa jelas: menjaga NKRI tidak cukup dengan deklarasi, tetapi dengan perilaku nyata para pemimpin yang sanggup menempatkan rakyat di atas segala kepentingan lain. Source link