Kalideres kembali disisir petugas gabungan. Dalam operasi yang digelar di sejumlah titik di Jakarta Barat, empat juru parkir liar diamankan dari lokasi yang selama ini kerap dikeluhkan warga. Penertiban ini tidak hanya menyasar aktivitas parkir ilegal, tetapi juga menindak atribut ormas yang dipasang sembarangan di ruang publik.
Sasar Titik-Titik Rawan di Kalideres
Operasi berlangsung di beberapa lokasi, mulai dari parkiran liar di depan Rumah Sakit Hermina, Perumahan Daan Mogot Baru, lahan kosong di sebelah Rumah Sakit Mitra Keluarga Kalideres, hingga area parkir liar di depan Pasar Hipli, Semanan. Di tempat-tempat itu, petugas menemukan aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan meresahkan masyarakat sekitar.
Selain mengamankan empat jukir liar, petugas juga mencopot tiga bendera organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipasang tidak sesuai ketentuan. Langkah ini menjadi bagian dari penertiban agar ruang publik tidak dipenuhi simbol atau aktivitas yang melampaui aturan.
23 Personel Dikerahkan
Operasi gabungan ini melibatkan 23 personel dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Kapolsek Kalideres, Kompol Arnold Julius Simanjuntak, mengatakan penertiban dilakukan sebagai respons atas laporan warga yang merasa terganggu oleh aktivitas liar di sejumlah titik tersebut.
Menurut Arnold, tindakan tegas seperti ini diperlukan untuk menjaga ketertiban umum sekaligus memberi efek jera kepada pihak-pihak yang memanfaatkan lahan atau area publik tanpa ketentuan yang jelas. Ia menegaskan, keluhan masyarakat menjadi dasar utama dilaksanakannya operasi di wilayah Kalideres.
Respons atas Keluhan Warga
Penertiban ini menunjukkan bahwa laporan warga tidak dibiarkan berhenti di meja aduan. Ketika aktivitas liar mulai menumpuk di titik-titik strategis, petugas gabungan turun langsung untuk merapikan situasi. Harapannya, keberadaan jukir liar dan aktivitas serupa di Kalideres bisa terus ditekan agar warga kembali merasa nyaman saat melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
Source link





