Polda Metro Jaya Tangkap Tersangka dalam Kericuhan Balai Kota

by -256 Views

Polda Metro Jaya kembali mengamankan satu tersangka terkait kericuhan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta pada 21 Mei. Penangkapan ini menambah daftar panjang penanganan kasus yang sebelumnya telah menyeret 16 mahasiswa dari sebuah universitas swasta di Jakarta Barat sebagai tersangka. Polisi menyebut, proses hukum masih berjalan setelah rangkaian pendalaman terhadap massa yang sempat membuat situasi di area Balai Kota memanas.

Tersangka Ditangkap di Cibitung

Tersangka terbaru yang sempat masuk daftar pencarian orang ditangkap di rumahnya di Cibitung, Kabupaten Bekasi, pada 24 Mei. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdit Keamanan Negara dan Subdit Reserse Mobile. Setelah diamankan, tersangka langsung dibawa ke Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari 93 Orang Diamankan, 16 Jadi Tersangka

Kericuhan bermula saat sekelompok massa diduga mencoba memaksa masuk ke gedung Balai Kota DKI Jakarta. Dalam peristiwa itu, polisi mengamankan 93 orang. Setelah dilakukan pendalaman oleh Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro Jaya, 15 orang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka, lalu jumlahnya bertambah menjadi 16 orang setelah penangkapan terbaru.

Seluruh tersangka disebut berasal dari kalangan mahasiswa. Pihak kepolisian juga telah mengungkap inisial para mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Jeratan Pasal KUHP dan Pemeriksaan Lanjutan

Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam KUHP, antara lain terkait penghasutan, pengeroyokan, serta perlawanan terhadap pejabat yang sedang menjalankan tugas. Polda Metro Jaya menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan untuk menelusuri peran masing-masing pihak dalam kericuhan itu.

Sementara itu, dari puluhan orang yang sempat diamankan, sebagian besar sudah dipulangkan dan diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing. Namun bagi mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka, proses hukum tetap berjalan dan menjadi perhatian utama kepolisian dalam menjaga ketertiban di sekitar pusat pemerintahan ibu kota.

Source link