Kasus jual beli berlian yang berujung sengketa hukum kembali menyita perhatian. Cucu Purnamasari Zulaiha, yang awalnya mengaku menjadi korban penipuan tas palsu, justru terseret perkara lain dan dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 2021. Di tengah kesepakatan yang seharusnya membuat laporan dicabut dalam dua minggu, proses hukum yang melibatkan dirinya hingga kini belum benar-benar tuntas.
Berawal dari transaksi berlian senilai lebih dari Rp4 miliar
Perkara ini bermula pada Agustus 2021, ketika Cucu menjual berlian kepada Syilfia Regita Mustika atau Gita dengan nilai lebih dari Rp4 miliar. Namun, pembayaran tidak dilakukan dengan uang tunai. Sebagai gantinya, Cucu menerima beberapa tas merek Hermes.
Masalah muncul setelah belakangan diketahui tas-tas Hermes itu diduga palsu. Di sisi lain, berlian yang sudah diserahkan Cucu juga tak kunjung dikembalikan. Situasi ini memicu ketegangan baru antara kedua pihak dan membuat persoalan yang semula tampak seperti transaksi biasa berubah menjadi kasus pidana.
Saling lapor ke kepolisian
Alih-alih selesai secara kekeluargaan, Gita kemudian melaporkan Cucu dengan tuduhan penipuan dan penggelapan ke Polres Metro Jakarta Selatan. Cucu pun tidak tinggal diam. Pada September 2021, ia melaporkan balik Gita dengan tuduhan serupa ke Polda Metro Jaya.
Meski kemudian ada kesepakatan damai pada Juli 2022 untuk mengembalikan berlian, sampai sekarang barang tersebut belum juga kembali. Kondisi ini membuat Cucu menilai penyelesaian yang dijanjikan tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Laporan dihentikan, Cucu minta perhatian Kapolri
Di tengah jalan, laporan Cucu di Polda Metro Jaya juga dihentikan oleh penyidik. Langkah itu membuat posisinya makin rumit, terlebih ia merasa belum mendapatkan kepastian atas berlian yang belum dikembalikan dan persoalan tas yang diduga palsu.
Karena itu, Cucu meminta perhatian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar kasus yang menjeratnya mendapat penanganan yang lebih jelas. Hingga kini, sengketa yang berawal dari transaksi bernilai miliaran rupiah itu masih meninggalkan banyak tanda tanya dan belum menunjukkan titik akhir yang benar-benar tuntas.
Source link





