Bom Bunuh Diri Bus Sekolah Pakistan dan India: Tuduhan Terlibat

by -354 Views

Ledakan Bus Sekolah di Pakistan Tewaskan Anak-Anak, Islamabad Kembali Tuding India

Sebuah ledakan yang diduga bom bunuh diri mengguncang bus sekolah di barat daya Pakistan pada Rabu, 21 Mei 2024, dan menewaskan sedikitnya empat anak serta melukai lebih dari 30 orang lainnya. Dalam pernyataan terbaru, jumlah korban jiwa disebut setidaknya lima orang. Serangan itu menghantam bus yang mengangkut siswa dari Army Public School (APS), sekolah yang dikelola militer di distrik Khuzdar, provinsi Balochistan.

Bus Sekolah Jadi Sasaran di Khuzdar

Pejabat pemerintah senior distrik Khuzdar, Yasir Iqbal Dashti, mengatakan bus yang membawa anak-anak dari Army Public School memang menjadi target serangan. Namun, jenis bom yang digunakan masih dalam penyelidikan. Ia menambahkan, temuan awal mengarah pada dugaan kuat bahwa insiden tersebut merupakan serangan bom bunuh diri.

Seorang pejabat senior kepolisian yang berbicara dengan syarat anonim kepada AFP membenarkan jumlah korban tewas. Sementara itu, pihak militer Pakistan dalam pernyataan resminya menyebut ada lima korban meninggal, termasuk tiga anak. Sekolah tersebut diketahui melayani anak-anak dari keluarga personel militer dan warga sipil yang tinggal di kawasan itu.

Foto Bus Hancur dan Tuduhan ke India

Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan bus sekolah dalam kondisi rusak parah, dengan kaca jendela pecah dan tas-tas siswa berserakan di sekitar lokasi ledakan. Di tengah suasana duka, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, namun sekaligus menuding India berada di balik serangan tersebut.

Islamabad selama ini menuduh New Delhi mendukung kelompok separatis bersenjata, terutama di Balochistan. Pihak militer Pakistan juga menyatakan serangan itu direncanakan dan diatur oleh India. Hingga kini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Balochistan Kembali Menjadi Titik Rawan

Serangan ini terjadi setelah Pakistan dan India sepakat melakukan gencatan senjata untuk meredakan ketegangan. Namun, Balochistan tetap menjadi wilayah yang kerap dilanda kekerasan dan konflik bersenjata. Di provinsi ini aktif kelompok separatis seperti Baloch Liberation Army (BLA), serta kelompok militan lain seperti Islamic State dan Tehrik-i-Taliban Pakistan.

Pada Maret lalu, puluhan militan dan anggota pasukan keamanan tewas dalam insiden yang melibatkan BLA. Ledakan di Khuzdar kembali menegaskan betapa rapuhnya keamanan di wilayah tersebut, terutama ketika anak-anak sekolah ikut menjadi korban.

Source link