Polisi Tangkap Puluhan Jukir Liar di Tambora Hemat Biaya Langganan Online

by -306 Views

Kepolisian Jakarta Barat kembali menertibkan praktik parkir liar dan “pak ogah” yang kerap memicu keluhan warga di Tambora. Sebanyak 22 orang diamankan dalam operasi yang digelar untuk menekan aksi premanisme jalanan yang dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan pengguna jalan. Para jukir liar itu kemudian dibawa ke Mapolsek Tambora untuk didata dan menjalani proses identifikasi.

Penertiban Menyasar Titik-Titik Rawan

Kapolsek Tambora, Kompol Muhammad Kukuh Islami, mengatakan langkah tegas ini diambil karena aktivitas mereka bukan hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga menimbulkan rasa tidak nyaman bagi masyarakat. Penertiban dilakukan di sejumlah lokasi yang selama ini kerap menjadi titik rawan, antara lain Jalan Kopi, Jalan Betet, Jalan KH. Moh. Mansyur, dan Rel Kereta Jembatan Besi Raya.

Operasi serupa juga menjangkau perempatan Al Jihad Jembatan Besi, Perlintasan Rel Bandengan Selatan, serta Jalan Pekapuran. Titik-titik tersebut menjadi sasaran karena sering dijadikan lokasi mangkal oleh jukir liar maupun pak ogah yang memanfaatkan kondisi jalan untuk mencari keuntungan tanpa izin.

Dibina dan Diberi Peringatan

Selain diamankan, para pelanggar juga mendapat pembinaan langsung dari petugas. Polisi memberikan peringatan agar mereka tidak kembali mengulangi perbuatan yang sama. Langkah ini ditempuh bukan semata untuk menindak, tetapi juga untuk memberi efek jera sekaligus mengurangi gangguan jalanan yang selama ini meresahkan warga.

Kompol Kukuh menegaskan, operasi penertiban seperti ini tidak akan berhenti pada satu kegiatan saja. Polisi bersama pihak terkait akan terus menggelarnya secara rutin demi menjaga keamanan wilayah Tambora dan memastikan ruang publik tetap bisa digunakan masyarakat dengan lebih aman dan tertib.

Dengan penindakan ini, kepolisian ingin menutup celah bagi praktik-praktik liar yang kerap muncul di jalanan, terutama di titik yang ramai dilintasi pengendara. Tambora menjadi salah satu wilayah yang akan terus diawasi agar gangguan serupa tidak kembali tumbuh.

Source link