Aloha PIK dan Vihara Hemadhiro Mettavati menghadirkan perayaan Waisak yang tak sekadar khidmat, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan lintas kalangan. Pada 17 Mei 2025, Hall Amaryllis, Aloha PIK, dipenuhi nuansa doa, kebersamaan, dan pesan toleransi dalam acara yang terbuka untuk umum tanpa biaya.
Waisak dengan pesan cinta kasih dan keberagaman
Perayaan yang mengusung tema “Menyalakan Lentera Cinta Kasih Nusantara dalam Terang Kasih Nusantara Menjadi Satu” ini dirancang untuk mengajak masyarakat merenungkan kembali makna Waisak di tengah kehidupan yang majemuk. Bukan hanya sebagai seremoni keagamaan, acara ini juga menjadi pengingat bahwa nilai cinta kasih, harmoni, dan saling menghormati tetap relevan di ruang sosial yang lebih luas.
Rangkaian kegiatan berlangsung dari pukul 19.00 hingga 22.00 WIB, dengan suasana yang memberi ruang bagi umat maupun masyarakat umum untuk ikut merasakan momen spiritual tersebut. Kehadiran acara di ruang publik seperti Aloha PIK juga menegaskan bahwa perayaan keagamaan dapat hadir berdampingan dengan interaksi sosial yang hangat dan terbuka.
15 Bhante hadir, prosesi dipimpin Y.M. Bhikkhu Khannit Saññono Mahathera
Sebanyak 15 Bhante hadir dalam perayaan ini. Y.M. Bhikkhu Khannit Saññono Mahathera memimpin prosesi sekaligus menyampaikan ceramah Dhamma. Sejumlah ritual yang identik dengan perayaan Waisak, seperti pembacaan doa Paritta dan Sanghadana, turut digelar untuk memperkuat makna metta atau cinta kasih dalam ajaran Buddha.
Susunan acara yang sederhana namun sarat makna itu memberi penekanan pada nilai batin, bukan sekadar kemeriahan. Di tengah suasana tersebut, pesan kebersamaan terasa menonjol, terutama karena acara ini dibuka untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya.
Aloha PIK diposisikan sebagai ruang kebersamaan
Francisca Najoan, Marcomm Deputy Division Head Arkana, Agung Sedayu Group, mengatakan pihaknya senang dapat menjadi bagian dari perayaan ini. Menurut dia, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi berbagai lapisan masyarakat untuk berkumpul dan merayakan keberagaman.
"Kami sangat senang bisa mengadakan acara ini sebagai media untuk semua kalangan masyarakat berkumpul dan merayakan keberagaman. Dengan acara ini, kami berharap Aloha PIK dapat menjadi tujuan bagi siapa saja yang ingin menikmati momen kebersamaan bersama orang-orang terdekat," ujar Francisca Najoan.
Di luar rangkaian spiritual, pengunjung juga dapat menikmati suasana tropis dan terbuka khas Aloha PIK. Pilihan kuliner lokal dan internasional, ditambah panorama pantai yang menenangkan, membuat perayaan ini bergerak di dua sisi sekaligus: sebagai momen ibadah dan sebagai pengalaman ruang publik yang hangat, santai, serta inklusif.
Source link

