Wamen ESDM Sidak Kualitas BBM di Pontianak: Temuan Terbaru

by -281 Views

Pontianak — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa kualitas BBM yang beredar di masyarakat tetap aman digunakan, terutama saat konsumsi energi biasanya melonjak menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025. Kepastian itu disampaikan setelah Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, turun langsung ke SPBU 64.78.203 Pontianak, Kalimantan Barat, untuk mengecek kondisi bahan bakar yang dijual ke publik.

Hasil uji BBM dinyatakan sesuai standar

Pemeriksaan di lapangan tidak hanya menyasar kualitas BBM, tetapi juga memastikan takaran dispenser di SPBU bekerja akurat. Dari hasil uji yang dilakukan Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Lemigas, BBM di SPBU Pontianak dinyatakan memenuhi standar yang ditetapkan Direktorat Jenderal Migas. Temuan ini menjadi sinyal bahwa pengawasan mutu energi di daerah tetap berjalan di tengah tingginya kebutuhan masyarakat.

Pasokan BBM dan LPG dinilai aman, stok diminta diperkuat

Selain kualitas, Yuliot juga menyoroti ketersediaan pasokan BBM dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kg di Kalimantan Barat. Menurutnya, kondisi pasokan saat ini tergolong lebih dari cukup. Meski begitu, Pertamina diminta menambah stok sebesar 10-15 persen khusus untuk menghadapi periode Ramadan hingga Idul Fitri 2025 agar distribusi tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan di titik-titik konsumsi tinggi.

Realisasi konsumsi masih di bawah kuota

Data yang dipaparkan menunjukkan penyaluran energi di Kalimantan Barat masih berada dalam batas aman. Kuota biosolar tahun 2025 tercatat 474.801 KL, dengan realisasi hingga Februari 2025 sebesar 74.564 KL atau 15,70 persen. Untuk Pertalite, kuotanya mencapai 760.597 KL dan realisasi sampai Februari 2025 sebesar 112.674 KL atau 14,81 persen. Adapun kuota LPG 3 kg tahun 2025 sebesar 147,11 ribu MT, dengan realisasi penyaluran hingga Februari 2025 sebanyak 25,38 ribu MT.

Yuliot berharap masyarakat dapat menjalani Idul Fitri 2025 dengan tenang, baik saat berkumpul bersama keluarga maupun melakukan perjalanan silaturahmi. Ia menekankan bahwa kebutuhan energi selama masa mudik dan perayaan harus tetap terlayani tanpa hambatan, sehingga aktivitas warga bisa berjalan lancar sesuai kebutuhan.

Source link