Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyambut hangat Sekretaris Jenderal Komite Pusat Partai Komunis Vietnam (PKV), Tô Lâm, beserta delegasinya di Istana Presiden, Jakarta. Kunjungan ini berlangsung dalam suasana resmi sekaligus penuh simbol diplomatik, ditandai dengan penyambutan meriah dari mahasiswa Indonesia, Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres), serta personel dari tiga matra TNI: Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut.
Upacara penyambutan di Istana Presiden
Setibanya di istana, Tô Lâm disambut langsung oleh Prabowo. Keduanya kemudian berjabat tangan sebelum melanjutkan rangkaian acara penyambutan, termasuk inspeksi pasukan dan prosesi kehormatan. Momen ini menegaskan hubungan yang ingin ditampilkan kedua negara bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari penguatan komunikasi politik di level tertinggi.
Momentum 70 tahun hubungan diplomatik
Pertemuan bilateral ini memiliki nilai penting karena bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Vietnam. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menekankan bahwa momentum bersejarah ini perlu dimanfaatkan untuk membawa hubungan kedua negara ke tingkat kemitraan strategis yang lebih komprehensif. Arah pembicaraan kedua pihak disebut berfokus pada penguatan kerja sama di berbagai bidang, dengan tujuan mempererat hubungan yang sudah terjalin lama.
Hadirnya sejumlah pejabat tinggi Indonesia
Acara penyambutan itu juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah Indonesia, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Sekretaris Negara, serta beberapa menteri lainnya. Duta Besar Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam turut hadir, menunjukkan bahwa agenda ini dipandang penting dalam kerangka hubungan luar negeri Indonesia dengan Vietnam.
Pertemuan di Jakarta ini menjadi penanda bahwa kedua negara tengah mendorong hubungan bilateral ke tahap yang lebih tinggi, dengan simbol-simbol kehormatan negara yang sengaja ditampilkan secara kuat sejak awal kedatangan delegasi Vietnam.
Source link
