Prabowo Dorong Kerja Sama Baru dengan Vietnam, Fokus ke Pertanian dan Ekonomi Hijau
Presiden Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Vietnam sedang bergerak ke arah yang lebih luas dan lebih konkret. Hal itu ia sampaikan usai menerima Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam, dalam pertemuan bilateral di Istana Presiden, Jakarta. Menurut Prabowo, kedua negara kini sama-sama siap memperkuat kerja sama komprehensif di berbagai bidang yang dinilai penting untuk menghadapi tantangan global.
Kerja Sama Diperluas ke Banyak Sektor
Dalam pembicaraan tersebut, Indonesia dan Vietnam menyepakati penguatan kolaborasi tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga politik, pertahanan, keamanan, pendidikan, otomotif, teknologi, hingga ekonomi hijau. Bagi Prabowo, perluasan kerja sama ini menunjukkan bahwa hubungan kedua negara tidak lagi sebatas diplomasi formal, melainkan sudah mengarah pada kemitraan yang lebih strategis dan saling menguntungkan.
Prabowo juga menyoroti investasi Vietnam di sektor otomotif, pertanian, dan sejumlah bidang lainnya sebagai langkah yang memberi dampak positif bagi kedua pihak. Ia menilai kehadiran investasi itu dapat mendukung ketahanan dan keamanan pangan global, sebuah isu yang makin penting di tengah ketidakpastian ekonomi dan perubahan iklim.
Pertanian, Perikanan, dan Teknologi Jadi Fokus Baru
Selain sektor yang sudah berjalan, kedua negara juga membuka ruang kerja sama yang lebih besar di bidang perikanan, ekonomi digital, ekonomi hijau, dan industri teknologi tinggi. Arah ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Vietnam ingin membangun hubungan yang bukan hanya kuat secara politik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan ekonomi masa depan.
Dengan komitmen tersebut, pertemuan Prabowo dan To Lam menandai babak baru hubungan Jakarta-Hanoi. Keduanya tampak ingin memanfaatkan momentum ini untuk memperdalam kerja sama yang lebih praktis, terutama pada sektor-sektor yang punya dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, ketahanan pangan, dan pengembangan teknologi.
Source link
