Prabowo Subianto Launches Gold Bank: Job Potential Boost

by -359 Views

Presiden Prabowo Subianto menandai babak baru dalam layanan keuangan berbasis logam mulia dengan meresmikan Bank Emas pertama di Indonesia pada Rabu, 26 Februari, di The Gade Tower, Jakarta Pusat. Kehadiran layanan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari strategi untuk memperkuat rantai ekonomi emas nasional sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang lebih luas bagi perekonomian.

Bank Emas Disebut Bisa Dorong Ekonomi Nasional

Dalam peresmian tersebut, Prabowo menegaskan bahwa bank emas punya arti penting bagi Indonesia karena dapat mendorong pengolahan emas dari hulu ke hilir di dalam negeri. Kolaborasi Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia dalam menghadirkan layanan ini diproyeksikan memberi dampak besar, termasuk kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga Rp 245 triliun serta membuka 1,8 juta lapangan kerja baru.

Selain nilai ekonominya, bank emas juga dinilai bisa membantu menghemat devisa. Di sisi lain, layanan ini berpotensi menjadi instrumen untuk menjaga stabilitas moneter melalui likuiditas emas, sehingga emas tidak hanya dipandang sebagai aset simpanan, tetapi juga bagian dari ekosistem keuangan yang lebih aktif.

Produksi Emas Naik, Layanan Baru Diarahkan ke Cadangan Nasional

Prabowo turut menyoroti kenaikan produksi emas Indonesia yang disebut meningkat dari 100 ton menjadi 160 ton per tahun. Menurutnya, tren ini harus diimbangi dengan layanan yang mampu mengoptimalkan cadangan emas negara agar manfaatnya tidak berhenti di sektor produksi saja, tetapi juga masuk ke pengelolaan yang lebih terstruktur.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam terwujudnya bank emas pertama di Tanah Air. Kehadiran layanan ini dimungkinkan setelah terbitnya Regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Bank Emas, yang menjadi dasar hukum bagi operasional layanan tersebut.

Langkah Baru dalam Pengelolaan Emas

Dengan regulasi yang sudah tersedia dan dukungan lembaga keuangan, bank emas kini masuk ke tahap implementasi. Bagi pemerintah, layanan ini diposisikan sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus memaksimalkan potensi emas sebagai sumber daya strategis nasional.

Source link