Menunggu Rencana Prabowo Mengeluarkan Indonesia dari Jeratan Impor Bahan Bakar Minyak (BBM)

by -460 Views

Jakarta, CNBC Indonesia – Janji Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto, untuk membawa Indonesia menuju swasembada energi kembali menjadi sorotan. Di tengah besarnya ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM), publik kini menunggu seperti apa langkah konkret yang akan ditempuh pemerintahannya untuk mengurangi beban itu.

Janji swasembada energi jadi sorotan

Prabowo sebelumnya menegaskan ambisinya agar Indonesia tidak terus-menerus bergantung pada pasokan energi dari luar negeri. Target tersebut dinilai penting karena impor BBM selama ini menjadi salah satu titik lemah dalam ketahanan energi nasional. Namun, pertanyaan yang kini muncul bukan lagi soal janji, melainkan bagaimana rencana itu akan dijalankan secara nyata di lapangan.

Isu ini juga menempatkan pemerintahan mendatang di bawah ekspektasi besar. Dengan kebutuhan energi yang terus meningkat, strategi pengurangan impor dinilai harus disusun secara terukur agar tidak sekadar berhenti pada retorika politik.

Publik menunggu arah kebijakan Prabowo

Hingga kini, perhatian tertuju pada kebijakan apa yang akan diprioritaskan Prabowo untuk mendorong kemandirian energi. Apakah lewat peningkatan produksi domestik, efisiensi konsumsi, atau penguatan sektor energi alternatif, semuanya masih menjadi bahan penantian pasar dan masyarakat.

Pembahasan mengenai arah kebijakan tersebut turut menjadi bagian dari program Squawk Box CNBC Indonesia yang tayang pada Senin, 21/10/2024. Dalam program itu, topik swasembada energi dan tantangan impor BBM dibahas lebih jauh seiring transisi menuju pemerintahan baru.