Anies versus Prabowo versus Ganjar

by -538 Views

Anies, Prabowo, Ganjar: Roy Morgan Baca Peta Elektabilitas Jelang Pemilu 2024

Lembaga survei asing Roy Morgan kembali memotret persaingan tiga nama utama dalam bursa calon presiden 2024. Hasil jajak pendapat terbaru yang dirilis hari ini menempatkan Prabowo Subianto di posisi teratas dengan elektabilitas 43 persen, disusul Ganjar Pranowo sebesar 30 persen, dan Anies Baswedan di angka 24 persen. Temuan ini memberi gambaran bahwa kontestasi menuju Pemilu 2024 masih bergerak dinamis, tetapi jarak antarkandidat tetap terlihat jelas.

Prabowo Memimpin, Ganjar dan Anies Menguntit

Dalam rilis Roy Morgan, posisi Prabowo berada paling kuat dibanding dua pesaing utamanya. Ganjar menempati urutan kedua, sementara Anies harus puas di posisi ketiga. Susunan angka ini sekaligus menunjukkan bahwa pertarungan belum benar-benar tertutup, meski Prabowo unggul cukup jauh dari Anies dan memiliki selisih 13 poin dari Ganjar.

Berdasarkan data tersebut, Pilpres 2024 diperkirakan berpotensi berlangsung dua putaran. Namun, Roy Morgan juga membaca peluang Prabowo menang di putaran pertama jika tren elektabilitasnya terus terjaga. Untuk menang sekali putaran, pasangan Prabowo-Gibran Rakabuming Raka harus mengamankan lebih dari 50 persen suara, ditambah sebaran dukungan minimal di separuh provinsi.

Lonjakan Dukungan Setelah Gibran Dipilih

Direktur Roy Morgan Indonesia, Ira Soekirman, mengatakan survei dilakukan pada Desember 2023 terhadap 1.255 responden di seluruh Indonesia yang berusia di atas 17 tahun atau sudah memiliki hak pilih. Ia menyebut hasil terkini menunjukkan perubahan penting dibanding survei Roy Morgan sebelumnya pada September 2023.

Menurut Ira, elektabilitas Prabowo naik 13 persen, sementara Ganjar turun delapan persen dan Anies turun satu persen. Ia menilai salah satu faktor yang ikut mendorong kenaikan Prabowo adalah keputusannya memilih Gibran, putra Presiden Jokowi, sebagai calon wakil presiden.

Peluang Putaran Pertama Masih Terbuka

Meski demikian, Ira menegaskan bahwa angka 43 persen belum otomatis cukup untuk memastikan kemenangan satu putaran. Artinya, Prabowo memang berada di jalur yang menguntungkan, tetapi masih perlu dorongan suara tambahan agar bisa melewati ambang mayoritas mutlak. Dalam konteks ini, hasil survei Roy Morgan menempatkan Prabowo bukan hanya sebagai pemimpin sementara, melainkan juga kandidat yang paling dekat dengan peluang menang cepat.

Sumber: Klik di sini