Janji Prabowo Subianto untuk Memperkuat Pasar Tradisional dalam Program Ekonomi Kerakyatan

by -561 Views

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, kembali menegaskan arah ekonomi yang ia usung: ekonomi kerakyatan yang memberi ruang lebih besar bagi pasar tradisional. Dalam pernyataannya di Jakarta pada Rabu, Prabowo menyebut pedagang pasar bukan sekadar penjual barang, melainkan penghubung penting antara produsen di desa dan kebutuhan masyarakat luas.

Pasar Tradisional Disebut Jadi Tulang Punggung Ekonomi Rakyat

Prabowo menilai peran pasar tradisional sangat strategis karena menjadi jalur perputaran ekonomi yang dekat dengan kehidupan masyarakat kecil, termasuk petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Menurut dia, sektor ini perlu diperkuat agar tidak tersisih oleh dominasi kelompok bermodal besar yang bisa menguasai arus perdagangan.

“Pedagang pasar tradisional adalah penyambung dan perantara antara produsen di daerah pedesaan seperti petani, nelayan, serta para pelaku UMKM dengan masyarakat luas,” ujar Prabowo.

Waspadai Dominasi Pemilik Modal Besar

Dalam pandangannya, pasar memang bisa berjalan dengan prinsip bebas, tetapi arah pembangunan ekonomi tidak boleh lepas dari semangat kekeluargaan yang disebutnya sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa. Ia menekankan bahwa jika kekuatan modal dibiarkan terlalu dominan, maka yang paling rentan justru masyarakat kecil yang bergantung pada sirkulasi ekonomi harian.

“Meskipun pasarnya mungkin bebas, tetapi kita harus membangun ekonomi berdasarkan semangat kekeluargaan seperti yang diinginkan oleh pendiri bangsa,” katanya.

Perputaran Uang Harus Tetap Berpihak ke Bawah

Prabowo meyakini penguatan pasar tradisional akan menjaga perputaran ekonomi di lapisan menengah ke bawah tetap hidup. Bagi dia, kesejahteraan tidak mungkin dicapai jika arah ekonomi justru menjauh dari rakyat sendiri. Karena itu, ia menempatkan pasar tradisional sebagai salah satu simpul penting dalam program ekonomi kerakyatan yang dijanjikannya jika terpilih pada Pilpres 2024.

“Kita hanya bisa meraih kesejahteraan jika ekonomi berpihak pada rakyat sendiri,” tambahnya. (SENOPATI)